Pages

Subscribe:
Showing posts with label Liga Inggris. Show all posts
Showing posts with label Liga Inggris. Show all posts

Friday, November 20, 2015

Paul Merson: "Chelsea Wajib Menang atau Tamat"



Chelsea harus menang akhir pekan ini atau mereka bisa mengucapkan selamat tinggal pada target yang diusung musim ini.

Hal tersebut merupakan pendapat dari mantan pemain Arsenal, Paul Merson, yang mengaku prihatin usai melihat The Blues hanya mampu menang tiga kali di Premier League musim ini.

Jose Mourinho akan memimpin timnya bermain melawan Norwich akhir pekan ini dan Merson menilai duel tersebut wajib dimenangkan tim London Barat.

"Ini adalah laga yang wajib dimenangkan. Saya tahu ini baru bulan November, namun jika Manchester United mengalahkan Watford dan Chelsea kalah, maka jarak poinnya akan menjadi terlalu lebar dan mustahil dikejar," tutur Merson pada Sky Sports.

"Diego Costa harus bisa bangkit, ia harus berhenti berkelahi dengan pemain lawan dan menjadi pemain seperti yang ia tunjukkan musim lalu.

"Jika mereka tidak mampu menang, saya rasa target empat besar bisa dipertanyakan dan Jose Mourinho akan berada dalam tekanan yang jauh lebih besar. Saya kira Arsene Wenger pun takkan bisa bertahan dalam kondisi seperti ini."

David James: "Cech Takkan Buat Arsenal Juara"


 David James mengklaim Arsene Wenger harus memperbaiki cara timnya bertahan, dan takkan bisa membuat Arsenal menjadi juara Premier League hanya dengan mendatangkan Petr Cech.

Wenger tak sanggup mendatangkan satu pun pemain non-kiper di bursa transfer musim panas, usai membeli Cech dari Chelsea dengan harga 10 juta poundsterling.

Namun James percaya tim masih harus meningkatkan penampilan di lini belakang, jika mereka masih berambisi menjadi tim terbaik di Inggris.

"Tidak. Saya menyukai Cech. Ia kiper luar biasa. Namun masalah Arsenal bukan hanya soal kiper. Saya kira mereka kemasukan 36 gol musim lalu, yang terbaik sesudah Invincibles 2004," tutur James pada Express.

"Mereka juga tim yang kemasukan paling banyak gol dari tandukan, jadi ada sesuatu di depan kiper yang tak berjalan dengan benar.

"Fakta bahwa Cech sudah menunjukkan beberapa penampilan istimewa musim ini, seperti menegaskan bahwa masih ada masalah di depan dirinya."

Empat Pemain Absen Lawan Watford Termasuk Rooney


Manchester United tidak akan diperkuat oleh sederet pilar penting mereka saat melawan Watford pada akhir pekan nanti. Setidaknya terdapat empat pemain utama Setan Merah dipastikan absen pada laga ini.

Empat pemain tersebut diantaranya yakni Wayne Ronney, Anthony Martial, Michael Carrick dan Maroaune Felaini. Absenya pemain-pemain tersebut tentu akan membuat kekuatan MU berkurang, utamanya di lini depan.

"Saya rasa semua orang sudah tahu Michael Carrick dan Anthony Martial mendapatkan cedera, tapi juga ada Felllaini yang juga cedera," buka juru taktik Manchester United, Louis van Gaal kepada Express.

"Dan ini merupakan pukulan terbesar karena Wayne Rooney juga mendapatkan cedera, jadi saya rasa kami memiliki masalah yang sangat besar saat ini," tukas Meneer Belanda tersebut.

Tanpa kehadiran Rooney dan Martial, Van Gaal tentu akan berpikir keras dalam menentukan komposisi lini depan mereka. Sepanjang musim ini, dua pemain tersebut merupakan pemain yang selalu menjadi andalan sebagai juru gedor.

Tuesday, November 17, 2015

Beckham: CR7 ke MU? Tidak Ada Yang Tahu



David Beckham belum lama ini memberikan komentar mengenai isu Cristiano Ronaldo bakal kembali dibeli Manchester United, klub yang ia tinggalkan di 2009 silam, pada musim kompetisi yang akan datang.

Beckham, yang juga pernah bermain di United dan Real Madrid - klub Ronaldo saat ini, mengatakan bahwa bintang asal Portugal merasa amat bahagia di Bernabeu. Namun demikian, ia tidak menampik bahwa transfer di sepakbola seringkali berjalan dengan cara yang tak terduga.

"Cristiano tengah menikmati waktunya di Madrid, namun Anda tidak akan pernah tahu," tutur Beckham pada ESPN.

"Cristiano sudah menjalani karir yang bagus di United, namun ia juga meraih sukses di Real Madrid, salah satu klub terbaik di dunia. Namun dalam dunia sepakbola, Anda tidak pernah bisa benar-benar mengatakan tidak."

Ronaldo sendiri kini tengah mempersiapkan diri menghadapi Clasico pada 21 November mendatang.

Sunday, November 15, 2015

CR7: Saya Mencintai Manchester United


Rupanya sosok Cristiano Ronaldo masih belum melupakan begitu saja kenangan manisnya selama membela Manchester United. Hingga saat ini, winger Portugal ini mengaku masih sangat mencintai mantan klub yang pernah dibelanya tersebut.


Namun, hal tersebut tak lantas bisa diasosiasikan bahwa sang bintang akan kembali memperkuat Setan Merah. Ronaldo mengaku bahwa ia masih merasa sangat nyaman berada di Real Madrid.

"Saya sangat nyaman di Real Madrid, tapi saya suka Manchester United. Masa depan tidak ada yang tahu. Sekarang saya merasa senang di Real Madrid," ujar sosok 30 tahun ini dalam sebuah wawancara dengan I TV.

Ya, Ronaldo memang pantas masih memendam rasa cinta pada MU. Bersama klub yang bermarkas di Old Trafford ini Ronaldo mengukir beberapa prestasi emas dalam karirnya. Prestasi tersebut di antaranya tiga kali juara Premier League, satu trofi Liga Champions, serta gelar Ballon d'Or tahun 2008.

Ronaldo pada musim ini memang santer dispekulasikan akan kembali bermain untuk MU. Dalam beberapa kesempatan bahkan manajemen MU diberitakan oleh media-media di Eropa sedang mengupayakan negosiasi transfer Ronaldo.

Friday, November 6, 2015

Ini Dia Jadwal Pertandingan Untuk Nanti Malam dan Besok

Jadwal Liga Inggris:


Jadwal Busdesliga:


Jadwal Serie-A


Jadwal La Liga:



Prediksi Mancester United vs West Bromwich (7/11)


Manchester United akan mendapat kunjungan West Bromwich di pekan ke-12 Premier League, Sabtu (07/11). Pertemuan ini mestinya menjadi ajang pembuktian bahwa MU telah mengakhiri krisis gol yang melanda akhir-akhir ini.

Sebelum menang 1-0 atas CSKA Moscow di kompetisi Liga Champions tengah pekan ini, MU tak mampu mencetak gol selama lebih dari 400 menit. Hal itu kemudian membuat Louis van Gaal diterpa kritik bahwa timnya mandul di lini depan.  

Bagaimanapun, kemenangan atas CSKA menjadi motivasi untuk meraih kemenangan selanjutnya. Van Gaal dipastikan akan menyuruh pasukannya untuk menyerang sejak menit awal dan mencetak gol sebanyak mungkin. Apalagi pertandingan ini akan berlangsung di hadapan para pendukung sendiri, yang masih diliputi kecewa dengan gaya permainan MU yang kurang greget di lini depan.  

Pertemuan ini juga mengandung aroma balas dendam. Bagaimana tidak, di dua pertemuan terakhir yang juga berlangsung di Old Trafford, MU selalu dibuat terkejut oleh West Brom dan dipaksa menyerah. Maka pertemuan ini akan menjadi pelampiasan bagi pasukan Setan Merah.

Tapi, mengalahkan West Brom bukan perkara mudah. Pasukan Toni Pulis sudah membuktikan selalu membuat kesulitan. Dari lima pertemuan terakhir, MU hanya sekali menang sementara West Brom dua kali menang. Dua sisanya berakhir imbang.

Anthony Martial, yang tampil gemilang sejak awal musim ini, diprediksi akan menjadi ujung tombak untuk menggempur pertahanan West Brom. 
Wayne Rooney sang pahlawan kemenangan saat menghadapi CSKA juga akan kembali turun sejak menit awal, di belakang Martial.

Memphis Depay masih diragukan, maka Jese Lingard diduga akan mengambil posisi di sayap kiri dan Juan Mata di sayap kanan. Morgan Schneiderlin juga masih diragukan dan Bastian Schweinsteiger akan duet dengan Michael Carrick di lini tengah. Darmian tak bisa main karena mendapat sanksi kartu merah.  

Sementara itu, West Brom pastinya ingin mengulang kesuksesan sebelumnya; menjinakan Setan Merah di kandang sendiri. Apalagi kebutuhan tambahan poin sedang mendesak di kubu mereka. Saat ini, West Brom masih tertinggal di peringkat 12 setelah menelan kekalahan dari Leicester City di kandang sendiri.

Tak ada masalah bagi Pulis untuk menurunkan pemain terbaiknya dalam pertandingan nanti. Hanya ada nama Ben Foster dan Chris Brunt yang mengalami cedera.

Manchester United (4-2-3-1): De Gea; Young, Smalling, Jones, Rojo; Schweinsteiger, Carrick; Mata; Rooney, Lingard; Martial

West Bromwich (4-4-2): Myhill; Dawson, McAuley, Evans, Brunt; McManaman, Fletcher, Yacob, McClean; Rondon, Berahino

Head to Head:
02/05/15 Manchester United 0 - 1 West Brom
21/10/14 West Brom 2 - 2 Manchester United
08/03/14 West Brom 0 - 3 Manchester United
28/09/13 Manchester United 1 - 2 West Brom
19/05/13 West Brom 5 - 5 Manchester United

Lima Pertandingan Terakhir Kedua Tim

Manchester United (S-S-K-S-M)

22/10/15 CSKA Moscow 1 - 1 Manchester United
25/10/15 Manchester United 0 - 0 Manchester City
29/10/15 Manchester United 0 - 0 P Middlesbrough FC
31/10/15 Crystal Palace FC 0 - 0 Manchester United
04/11/15 Manchester United 1 - 0 CSKA Moskcow

West Bromwich (K-M-M-K-K)

29/09/15 West Bromwich 2 - 3 Everton FC
03/10/15 Crystal Palace FC 2 - 0 West Bromwich
17/10/15 West Bromwich 1 - 0 Sunderland AFC
24/10/15 Norwich City FC 0 - 1 West Bromwich
31/10/15 West Bromwich 2 - 3 Leicester City FC

Kemenangan terakhir tentu saja membuat Manchester United tampil lebih percaya diri. Apalagi, laga tersebut akan berlangsung di Old Trafford.

Pertemuan terakhir antara kedua tim yang juga berlangsung di Old Trafford berakhir dengan kemenangan West Brom. Sehingga, MU dipastikan tak ingin mengulangi kekalahan itu. Dan pertemuan ini adalah ajang balas dendam.

Di lima pertandingan terakhir, West Brom selalu mencetak gol baik di kandang maupun tandang. Maka pertandingan antara Manchester United dan West Bromwich ini diprediksi akan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan The Reds Devils.

Demi Lukaku Juventus Rela Bayar Mahal



Hasrat Romelu Lukaku untuk bisa merasakan ketatnya persaingan di Liga Champions membuatnya berniat untuk meninggalkan Everton pada masa mendatang.

Bak gayung bersambut, Juventus dan Paris Saint-Germain disebut siap mewujudkan impian sang pemain untuk tampil di liga kasta tertinggi di Eropa tersebut.

Sejauh ini, sebagaimana klaim Daily Mail, Juventus disebut berada pada garis terdepan untuk dapat memakai jasa pemain 22 tahun ini. Penguasa Serie disebut telah siap menguras khas mereka untuk mengeluarkan Lukaku dari markas Everton, Goodison Park.

Masih berdasarkan pada media Inggris tersebut, dana besar yang akan keluar dari khas Juventus disebut tidak akan kurang dari sejumlah 60 juta euro. Harga yang cukup fantastis tentunya untuk pemain yang sudah menyumbang enam gol dan empat assists dari 11 pertandingan Premier League musim ini.

Sebelumnya, Juventus juga telah mengeluarkan dana besar untuk mendaratkan Paulo Dybala pada bursa transfer musim panas lalu. Mahar 50 juta euro harus dikeluarkan untuk membebaskan Dybala dari Palermo.

Data dan Fakta: Aston Villa vs City


 Dua tim dengan performa terkini berbeda 180 derajat bakal saling bentrok di Villa Park akhir pekan ini, tepatnya kala Aston Villa menjamu Manchester City.

Jika Aston Villa selalu kalah di enam laga terakhir yang mereka jalani, maka The Citizens justru tak terkalahkan dalam delapan partai terakhir di semua ajang.

Berikut data dan fakta menjemput laga ini selengkapnya.

  • Aston Villa gagal mencetak gol dalam lima dari tujuh pertemuan terakhir kontra Manchester City di Premier League.
  • The Villans kalah lima kali dan tak pernah menang dari enam laga kandang terakhir di Premier League dan gagal mencetak gol dalam empat laga di antaranya.
  • Remi Garde merupakan manajer Prancis keenam sepanjang sejarah Premier League.
  • Manchester City sukses memenangi tujuh dari delapan pertemuan terakhir kontra Aston Villa di Premier League.
  • The Citizens hanya kalah sekali dari tujuh laga tandang terakhir di Premier League.
  • Kevin De Bruyne sudah mencetak tiga gol dan menciptakan empat assist dalam enam penampilan terakhirnya di Premier League.

Valdes Dalam Radar Liverpool


Liverpool bisa jadi akan membeli Victor Valdes dari Manchester United pada bulan Januari mendatang.

Mantan kiper Barcelona bukan lagi bagian dari rencana Barcelona, usai ia dicoret dari skuat inti Setan Merah.

Sosok berusia 33 tahun terlibat konflik dengan sang manajer di musim panas, usai sang pemain disebut menolak bermain untuk tim cadangan.

Valdes sempat dikaitkan dengan transfer ke Newcastle, namun laporan terbaru dari Daily Star mengatakan bahwa Liverpool kini juga tertarik dengan sang penjaga gawang.

Jurgen Klopp sebelumnya disebut ingin mendaratkan Marc-Andre Ter Stegen, namun ia kini mengarahkan pandangan pada Valdes, yang dianggapnya sebagai target utama.

Dikabarkan Klopp ingin mendaratkan kiper baru demi memberikan atmosfer persaingan pada Simon Mignolet dan Adam Bogdan di klub.

The Special One Layak Diberi Kesempatan



Jose Mourinho layak mendapat waktu lebih banyak untuk membalikkan keadaan Chelsea musim ini.

Hal tersebut merupakan pendapat mantan kiper Manchester United, Mark Bosnich, yang mengatakan bahwa reputasi Jose Mourinho membuat sang manajer berhak mendapatkan dukungan penuh dari fans dan manajemen untuk terus bertahan di klub.

"Seperti yang kita lihat semalam (di laga melawan Dynamo Kiev-red), ada dukungan yang besar dari fans," jelas Bosnich pada talkSPORT.

"Dan - karena apa yang sudah ia perbuat di masa lalu dan apa yang sudah ia capai - jika ada orang yang berhak mendapatkan waktu lebih banyak, ia adalah Jose Mourinho.

"Ini mungkin kali pertama ia mengalami hal seperti ini di sepanjang karirnya, namun in juga masa terlama ia berada di sebuah klub. Jadi ia berhak mendapatkan kesempatan di Chelsea." 

Wenger Mengingatkan Tentang Stabilitas Spurs



Arsenal akan mendapat kunjungan rival bebuyutan dari London Utara, Tottenham Hotspur, pada hari Minggu (8/11). Arsitek The Gunners, Arsene Wenger, menduga pertandingan ini akan berjalan alot jika melihat performa tim lawan.

Di pertemuan terakhir dalam kompetisi Capital One Cup, Arsenal memang mampu menekuk Spurs dengan kemenangan 1-2 di White Hart Line. Namun dari delapan pertandingan yang terakhir, pasukan Mauricio Pochettino hanya menelan satu kali kekalahan. Ini menjadi bukti stabilitas mereka.

"Dia bermain dengan baik. Mereka hanya satu kali kalah dan imbang beberapa kali. Mereka adalah tim yang kuat dalam bertahan dan mampu memainkan serangan tempo cepat. Mereka sangat stabil," terang Wenger di laman Sky Sports.

Selain itu, Wenger juga menggaris bawahi penyerang Spurs, Harry Kane, dalam pertandingan nanti. Wenger menyebutnya sebagai penyerang yang hebat dan akan sukses ke depannya.

Saat ini, Tottenham berada di peringkat lima klasemen Liga Inggris berjarak lima poin dari Arsenal di peringkat dua.

Hakan Calhanoglu Pertimbangkan Barca atau MU



Hakan Calhanoglu mengakui sulit untuk menolak kesempatan gabung dengan Barcelona dan Manchester United.Pemain Bayer Leverkusen itu pun akan mempertimbangkan hengkang jika dua klub di atas telah mengajukan penawaran.

Calhanoglu menjadi perhatian klub-klub besar setelah penampilannya yang impresif serta teknik tendangan bebasnya yang memukau. Musim lalu ia mengumpulkan delapan gol dan tujuh assist di semua kompetisi bersama Leverkusen.

"Barcelona dan Manchester United adalah klub besar. Sulit untuk menolak mereka tapi saya tidak mengatakan sesuatu tentang kemungkinan transfer," kata Calhanoglu pada Lig TV usai menjalani pertandingan melawan AS Roma tengah pekan kemarin.

"Belum ada pembicaraan apapun, tapi tentu saja, jika Barcelona mengajukan penawaran saya akan mempertimbangkannya," sambungnya.

Dapat Dukungan Jika LvG mainkan Fellaini Jadi Striker


Telah banyak yang mengkritik keputusan pelatih Manchester United, Louis van Gaal memainkan Marouane Fellaini sebagai penyerang. Namun dukungan sebaliknya disampaikan oleh Ray Wilkins.

Seperti diketahui, keputusan Van Gaal menarik keluar Anthony Martial dan menggantinya dengan Fellaini mendapat cemooh dari suporter The Red Devils. Hal ini terjadi saat MU melawan CSKA Moscow di Old Trafford.

Namun keputusan Van Gaal itu justru didukungan oleh Wilkins. Menurutnya, kehadiran Fellaini di pertahanan lawan memberikan opsi berbeda dalam penyerangan dan menambah ancaman Setan Merah.

"Suporter mencemooh keputusan untuk menarik keluar Martial, dan kemudian di momen setelahnya, suporter begitu bahagia karena Rooney mencetak gol," ujarnya.

"Ini akan berjalan buruk andai tak berhasil, tapi pada akhirnya dia mendapatkan hasil, dan itu adalah yang paling penting. Fellaini memberi anda opsi berbeda, memberi anda kekuatan di udara, di mana tim Eropa tak menyukai itu. Bila anda mengirim bola berkualitas di kotak penalti, dia akan mencetak gol," tandasnya.

Thursday, November 5, 2015

PSG "Dengan 100 Juta Pounds Kami Pede Beli Ronaldo"



PSG disebut percaya diri bisa mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid di musim panas mendatang.

Pemain asal Portugal itu memang sudah berulangkali disebut masuk radar transfer PSG, yang amat bernafsu mendatangkan pemain terbaik dunia tiga kali dengan harapan bisa memenangkan trofi  Liga Champions.

Meski presiden Nasser Al-Khelaifi sempat membantah bahwa pihaknya sudah menjalin negosiasi dengan pemain kelahiran Madeira, The Sunmengabarkan bahwa pihak tim yang diasuh oleh Laurent Blanc itu sudah menyiapkan dana besar untuk membeli CR7. Tak tanggung-tanggung, mereka siap membayar hingga 100 juta poundsterling demi melihat Ronaldo berseragam PSG di Parc des Princes.

Spekulasi seputar perginya Ronaldo dari Bernabeu memang semakin liar belakangan ini, terutama usai sang pemain menyatakan 'tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di dunia sepakbola', ketika ditanya mengenai masa depannya di Madrid.

Ia juga sempat menghampiri Blanc dan berbisik pada pelatih Prancis itu, kala Madrid menghadapi PSG di duel Liga Champions kemarin. Ketika ditanya oleh awak media mengenai apa yang mereka bicarakan, usai laga berakhir, sang manajer memilih bungkam.

Terlalu Dini Mengkritik Jose Mourinho


Ada pepatah mengatakan, "Hidup itu bagaikan roda yang sedang berputar, kadang di atas kadang juga di bawah,". Nah, apa yang terjadi pada Jose Mourinho saat ini adalah sama seperti roda yang sedang berada di bawah tersebut.

Ya, roda Mourinho selama ini selalu berada di atas, tetapi tiba-tiba berputar dan kembali ke bawah. Mourinho yang mungkin saja belum siap dengan keadaan seperti ini menjadi diam seribu bahasa.

Berbagai cacian, kritik hingga desakkan untuk mundur dari kursi manajer kini sedang dihadapi oleh The Happy One. Kabar menyebutkan bahwa pria asal Portugal itu akan dipecat tepat pada hari Minggu ini.

Tak adil rasanya, mengingat baru semusim Mourinho mengalami krisis seperti ini. Tapi, apakah ia pantas mendapatkan perlakuan di luar batas seperti sekarang?

Kita boleh menyebut Mourinho adalah seorang yang congkak atau sombong, terserah. Tapi, memperlakukan seseorang dengan cara terus meneror lewat berbagai kritikan rasanya tak pantas jika memang kita semua bukan siapa-siapa saat dibandingkan dengannya.

Terlepas dari hasil buruk musim ini, Mourinho adalah seorang pelatih jenius yang bisa membawa sebuah tim yang kurang begitu diperhitungkan menjadi superior. Itu sudah dan jelas-jelas dibuktikan oleh eks asisten pelatih Bobby Robson pada musim 2003/2004 silam.

Siapa yang mengenal FC Porto -di Indonesia khususnya- sebelum mereka sukses menjadi juara Liga Champions tepat semusim sebelumLiverpool merengkuh dengan cara yang terbilang tak masuk akal? Saya berani bertaruh, hampir tidak ada yang peduli dengan klub berjulukDragons saat itu.

Meski telah menjadi raksasa di Portugal dan sukses meraih gelar di ajang Liga Europa pada musim sebelumnya, mereka saat itu bukanlah siapa-siapa di kompetisi ter-elit Eropa.

Akan tetapi, dengan deretan pemain seperti Ricaldo Carvalho, Paulo Fereira hingga Deco, Mourinho sukses menjawab keraguan tersebut dengan sebuah gelar dan membungkam krtitikus yang hanya sanggup berbicara tanpa melakukan praktik. Di partai final, AS Monaco sebagai tembok terakhir bisa dihancurkan dengan skor telak 3-0.

Tidak lama setelah momen ajaib tersebut, klub asal pusat kota London yang baru saja meminta tolong taipan asal Rusia untuk menyelamatkan tim dari hutang sebanyak 80 juta Pounds (Baca: Chelsea) tertarik untuk menggunakan jasanya. Sontak, nama Mourinho memimpin daftar sebagai manajer dengan gaji termahal di Inggris. Semua pihak pun bertanya, "Siapa orang ini?"

Mourinho yang saat itu adalah manajer yang baru saja meraih gelar Eropa, lantas mengatakan jika dirinya adalah "The Special One".

"Tolong jangan panggil saya arogan. Tapi, saya adalah juara Eropa dan mungkin saya adalah 'The Special One'." - Mourinho, Juni 2004.

Praktis, setelah komentar fenomenalnya tersebut kita semua tahu apa saja yang telah dipersembahkan oleh Mourinho kepada Chelsea hingga tahun 2007, mari hitung bersama-sama: 2 Premier League, 1 Piala FA, 2 Piala Liga dan 1 Community Shield. Satu hal lagi yang membuatnya amat dicintai publik London adalah sukses membawa Chelsea sebagai tim yang tidak pernah menelan kekalahan pada pertandingan kandang.

Tahun 2007 merupakan tahun terakhir di periode pertama bersama klub yang kini sudah menjadi raksasa Inggris tersebut. Ia pergi setelah mengadakan pertemuan dengan para petinggi klub termasuk Roman Abramovich. Kesepakatan bersama akhirnya tercapai dan ia pun pergi.

Sempat merasakan berbagai atmosfer dan meraih sejumlah gelar di luar Inggris (termasuk treble winners bersama Inter Milan di Italia), Mourinho memutuskan untuk merajut kembali kisah cinta lama dengan Inggris dan seisi kota London. Di periode keduanya, dia berhasil membawa pulang dua gelar... ingat, dua gelar sekaligus! Premier League dan Piala Liga ke hadapan publik Stamford Bridge.

Nah, apa yang sedang terjadi pada Mourinho musim ini adalah hal wajar dalam sepakbola. Tak selamanya sebuah tim atau seorang manajer selalu berada di atas, bukan? Bahkan, seorang Frank Rijkaard saja pernah harus terseok-seok lebih dulu sebelum di akhir musim sukses mengantarkan Barcelona duduk di peringkat kedua pada musim pertamanya (2003-04).

Untuk urusan gelar liga (domestik), Mourinho rasanya sudah bisa sedikit disejajarkan dengan sosok Sir Alex Ferguson (silahkan saja tak sependapat). Lihat bagaimana keduanya bisa membuat sebuah tim yang tengah dalam kondisi kurang meyakinkan menjadi sebuah tim yang sukses mendominasi liga dalam beberapa tahun. Alasan uang berlimpah yang dimiliki Chelsea rasanya kurang tepat (kurang tepat bukan berarti sepenuhnya tidak benar), karena sebelumnya pria 52 tahun tersebut sudah mampu mempersembahkan sejumlah gelar bagi Porto.

Yakinlah, seorang Mourinho bisa dengan sangat tenang menghadapi tekanan yang ia alami. Dia juga sudah bagus dengan memutuskan untuk lebih memilih menyaksikan pertandingan Rugby ketimbang harus mendengar ocehan sekitar.

Dan kemenangan 2-1 atas Dynamo Kiev di ajang Liga Champions dini hari tadi menjelaskan kepada semua orang bahwa Jose Mourinho belum pantas dikatakan habis dan dipojokkan seperti saat ini.

Jadi Rebutan Tiga Klub Ratu Elizabeth


Reputasi sebagai pelatih kelas dunia dengan CV mentereng membuat Josep Guardiola banyak diincar oleh klub-klub top Eropa, beberapa bulan menjelang habisnya kontrak bos Bayern Munchen pada musim panas 2016 mendatang.

Guardiola sendiri belum menentukan sikap soal situasinya saat ini. Eks bos Barcelona sempat mengatakan ia hanya ingin fokus membawa Bayern berprestasi di kompetisi domestik dan Eropa, meski ada banyak klub yang dikabarkan sudah mengantre untuk merasakan sentuhan tangan dinginnya.

Namun demikian, diyakini pelatih yang pernah bermain untuk Brescia itu akan memilih Premier League sebagai destinasi berikutnya, jika ia memang akan pergi dari Jerman. The Sun belum lama ini mengabarkan bahwa tiga klub top negeri Ratu Elizabeth; Manchester United, Manchester City, dan Chelsea, siap saling sikut demi mendapatkan Guardiola.

United harus bersiap mencari nahkoda baru, karena Louis van Gaal sempat menyatakan sudah ingin pensiun begitu kontraknya habis. Sementara City kabarnya takkan ragu melepas Manuel Pellegrini jika sang bos kembali gagal memberikan trofi musim ini.

Setali tiga uang dengan kondisi Jose Mourinho di Chelsea, yang terus ada di bawah ancaman pemecatan karena klub tak kunjung beranjak dari papan bawah klasemen.

Sejak memulai karirnya sebagai manajer di tahun 2007, pria berusia 44 tahun telah mengoleksi dua gelar Liga Champions, dan lima gelar liga bersama Barcelona dan Bayern.